Oleh: blogfirman | 13 Januari 2010

Hukum Mempelajari Hadits dan Ilmunya

Mengingat fungsi ilmu hadist sangat menentukan terhadap pemakaian nas sebagai pedoman beramal tidak sedikit para ulama yg memberikan tanggapan atas ketentuan hukum mempelajari ilmu hadist.

Imam Sufyan Sauri berkata Saya tidak mengenal ilmu yg lebih utama bagi orang yg berhasrat menundukkan wajahnya di hadapan Allah selain daripada ilmu hadis. Orang-orang sangat memerlukan ilmu ini sampai kepada soal-soal kecil sekalipun seperti makan dan minum memerlukan petunjuk dari al-hadist. Mempelajari ilmu hadis lbh utama daripada menjalankan salat dan puasa sunah krn mempelajari ilmu ini adl fardu kifayah sedangkan shalat sunah dan puasa sunah hukumnya sunah.

Imam Asy-Syafii berkata Demi umurku soal ilmu hadis ini termasuk tiang agama yg paling kokoh dan keyakinan yg paling teguh. Tidak digemari utk menyiarkannya selain oleh orang-orang yg jujur lagi takwa dan tidak dibenci utk menyiarkannya selain oleh orang-orang munafik lagi celaka.

Al-Hakim menandaskan Andaikata tidak banyak orang yg menghafal sanad hadis niscaya menara Islam roboh dan niscaya para ahli bidah berkiprah membuat hadis palsu dan memutarbalikkan sanad.

Sumber Diadaptasi dari Ikhtisar Mushthalahul Hadits Drs. Fatchur Rahman

sumber file al_islam.chm


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: