Oleh: blogfirman | 18 Januari 2010

Pengenalan Java

Dalam Java ada 2 jenis program berbeda, yaitu aplikasi dan applet. Keduanya merupakan  bagian  dari  execute,  dimana  execute  merupakan  salah  satu  fase  kelima dalam siklus program Java. Aplikasi adalah program yang biasanya disimpan dan di eksekusi  dari  komputer  lokal.  Applet  adalah  program  yang  biasanya  disimpan  pada komputer yang jauh,yang dikoneksikan pemakai lewat web browser. Komputer jauh menjalakan web server yang memberi layanan terhadap permintaan web browser.

Kebanyakan  bahasa  pemrograman  modern  berdiri  di  atas  pustaka-pustaka kelas yang telah ada untuk  mendukung fungsionalitas bahasanya. Pada bahasa Java, kelompok-kelompok   kelas   yang   berkaitan   erat   dimasukkan   dalam   satu   paket, bervariasi sesuai edisi Java.

Java  adalah  bahasa  yang  dapat  dijalankan  dimanapun  dan  di  sembarang platform  apapun,  di  beragam  lingkungan:  Internet,  intranets,  consumer  electronic products,  dan  computer  applications.  Untuk  beragam  aplikasi  yang  dibuat  dengan bahasa Java, Java dipaketkan dalam edisi-edisi berikut:

1.  Java 2 Standar Edition (J2SE), J2SE menyediakan lingkungan pengembangan yang  kaya  fitur,  stabil, aman,  dan  cross-platform.  Edisi  ini  mendukung konektivitas basis data, rancangan user interface, masukkan/ keluaran (input/ output),  dan  pemrograman  jaringan  (network  programming),  dan  termasuk sebagai paket-paket dasar bahasa Java.

2.  Java   2   Enterpise   Edition   (J2EE),   J2EE   menyediakan   tempat   untuk membangun dan menjalankan multitier enterprise editions. J2EE berisi paket-paket   di   J2SE   ditambah   paket-paket   untuk   mendukung   pengembangan Enterprise  JavaBeans,  Java  Servlets,  JavaServer  Pages,  XML,  dan  kendali transaksi yang fleksibel.

3.  Java  2  Micro  Edition  (J2ME),  J2ME  selain  menyedikan  bahasa  Java  yang sama,  unggul  dalam  portabilitas  (kemampuan  dapat  dijalankan  dimanapun), safe network delivery, seperti J2SE dan J2EE. Aplikasi-aplikasi dapat diskala-kan  (dimampukan)  agar  dapat  bekerja  dengan  J2SE  dan  J2EE.  J2ME  adalah untuk  beragam  consumer  electronic  product,  seperti  pager,  smart  card,  cell phone, handheld PDA, dan set-top box.

Ada  3  kombinasi  kunci  yang  membuat  Java  menjadi  teknologi  yang  secara

fundamental  berbeda  dari  yang  lain,  yang  ada  saat  ini.  Pertama,  semua  orang  dapat menggunakan  applet  yang  kecil,  aman,  dinamik,  lintas-platform,  aktif,  dan  siap dijalankan  di  jaringan  sejak  awal.  Kedua,  Java  adalah  bahasa  pemrograman  yang ampuh,  memiliki  kekuatan  desain  berorientasi  objek  dengan  sintaks  yang  sederhana dan  mudah  dikenal.  Ketiga,  Java  adalah  kumpulan  class  object  yang  ampuh,  yang melayani  programmer  dengan  uraian  yang  jelas  untuk  banyak  fungsi  sistem  umum, seperti pembuatan window, penggunaan jaringan, dan input/ output.

Beberapa Fitur-fitur Penting Dalam Bahasa Java

•   Bahasa sederhana

Java  dirancang  untuk  mudah  dipelajari  dan  digunakan  dengan  secara

efektif.  Java tidak mendukung fitur-fitur rumit seperti:

1.  Explicit pointer manipulation

2.  Implicit type casting

3.  Structures atau union

4.  Operator overloading

5.  Templates

6.  Header files

7.  Multiple inheritance

Rancangan  bahasa  Java  telah  berdasar  teknologi  yang  telah  terbukti  dan dikembangkan di bahasa-bahasa pemrograman lainnya.

•   Bahasa berororientasi objek

Java bukan turunan langsung dari bahasa pemrograman manapun, juga sama  sekali  tidak  kompatibel  dengan  semuanya.    Model  objek  Java  adalah sederhana dan mudah dikembangkan, namun sejalan dengan itu, nilangan dan tipe data sederhana lain dianggap sebagai non-objek berkinerja tinggi. OOP   (object   oriented   programming)   adalah   cara   ampuh   dalam pengorganisasian  dan  pengembangan  perangkat  lunak.  Pada  OOP,  program komputer sebagai sekelompok objek yang saling berinteraksi. Objek-objek ini ada secara secara independent yang mempunyai aturan-aturan berkomunikasi dengan  objek  lain  dan  untuk  memerinthakan  objek  lain  guna  meminta

informasi tertentu atau meminta objek lain mengerjakan sesuatu.

•   Bahasa statically  typed

Semua   objek   dideklarasikan   terlebih   dahulu   sebelum   digunakan. Melalui  fitur  ini  kode  program  lebih  dapat  dioptmasi  untuk  menghasilkan program berkinerja tinggi.

•   Bahasa dikompilasi

Sebelum  menjalankan  program  di  bahasa  Java,  program  dikompilasi menggunakan  Java  Compiler.  Kompilais  akan  menghasilkan  file  “bytecode” yang  serupa  fungsinya  dengan  file  kode  mesin.  Program  “bytecode”  yang dihasilkan dapat di eksekusi di sembarang  Java Interpreter. Java Interpreter membaca  file  “bytecode”  dan  menterjemahkan  perintah  “bytecode”  menjadi perintah-perintah bahasa mesin yang dapat di eksekusi mesin.

•  Bahasa yang aman

Java  menggunakan  model  pengamanan  3  lapis  untuk  melindungi sistem dari Untrusted Java Code.

1.  Bytecode    verifier    membaca    bytecode    sebelum    dijalankan    dan menjamin bytecode memenuhi aturan-aturan dasar bahasa Java

2.  Class loader menangani pemuatan kelas Java ke runtime interpreter.

3.  Manajer  keamanan  menangani  keamanan  tingkat  aplikasi  dengan mengendalikan   apakah   program   berhak   mengakses   sumber   daya seperti   sistem   file,   port   jaringan,   proses   eksternal   dan   sistem windowing.

Selain itu Java menyediakan beragam teknik pengaman, yaitu:

1.  Bahasa dirancang untuk mempersulit eksekusi kode perusak

2.  Program Java dikompilasi menajdi serangkaian bytecode.

3.  Java mempunyai pengamanan terhadap applet.

•   Bahasa indpenden terhadap platform

Platform  independence  merupakan  kemampuan  program  bekerja  di sistem  operasi  atau  sistem  komputer  berbeda.  Bahasa  Java  adalah  bahasa yang secara sempurna tidak bergantung platform.

•   Bahasa multithreading

Thread  adalah  menyatakan  program  komputer  melakukan  lebih  dari satu tugas di satu waktu yang sama. Java menyediakan kakas untuk menulis program multithread, program mempunyai lebih dari 1 thread eksekusi pada saat  yang  sama  sehingga  memungkinkan  program  menagani  beberapa  tugas secara konkuren.

•   Bahasa yang didukung garbage collector

Artinya,  program  tidak  perlu  menghapus  sendiri  objek-objek  yang tidak  digunakan  lagi.  Fasilitas  ini  mengurangi  beban  pengelolaan  memori oleh  pemrogram  dan  mengurangi  atau  mengeliminasi  sumber  kesalahan terbesar yang terdapat di bahasa yang memungkinkanalokasi dinamis.

•   Bahasa yang tegar

Java  interpreter  memeriksa  semua  akses  sistem  yang  dilakukan. Program   java   tidak   dapat   menyebabkan   crash   terhadap   sistem.   Java mempunyai mekanisme exception handling yang ampuh. Exception-handling  menyediakan  cara  untuk  memisahkan  antara  bagian  penanganan  kesalahan dengan  bagian  kode  normal  sehingga  menuntun  ke  struktur  kode  program yang lebih bersih dan menjadikan aplikasi lebih tegar.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: