Oleh: blogfirman | 7 Mei 2010

BERIBADAH SESUAI BATAS KEMAMPUAN

Nabi Muhammad SAW bersabda ; “ Tinggalkanlah apa yang Aku larang dan Kerjakanlah apa yang Aku perintahkan”. HR. Bukhori Muslim.

Bagaimanakah sistem pengerjaannya..? Melainkan dengan batas kemampuan yang kita miliki dan tanpa banyak bertanya dengan apa yang diperintahkan. Mengerjakan ibadah sesuai batas kemampuan,  Hal ini dijelaskan dalam Al-Qur’an. Allah SWT berfirman ;

Kami tiada membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya, dan pada sisi Kami ada suatu kitab yang membicarakan kebenaran[1010], dan mereka tidak dianiaya. ( QS. Al Mukminun Ayat 62 ).

Add

[1010]. Maksudnya: Kitab tempat malaikat-malaikat menuliskan perbuatan-perbuatan seseorang, biarpun buruk atau baik, yang akan dibacakan di hari kiamat (Lihat surat Al-Jatsiyah ayat 29).

Nabi mengajarkan kita untuk melaksanakan ibadah baik yang wajib serta sunnahnya sesuai batas kemampuan, misalnya saja “ Jika kita sedang sakit, kita tidak mampu untuk mengerjakan sholat dengan berdiri, maka kita boleh mengerjakannya dengan duduk. Dan apabila, kita tidak bisa mengerjakan sholat dengan duduk, maka boleh mengerjakannya dengan berbaring. Selain itu, Orang yang sudah lanjut usia dan tidak dapat menjalankan ibadah puasa dapat digantikan dengan membayar fidyah. Dan masih banyak contoh lainnya. Begitulah Allah SWT Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang memberikan keringanan kepada umatnya.

Tanpa banyak bertanya dengan apa yang diperintahkan tanpa ilmu. Hal ini berdasarkan Firman Allah SWT dalam Al Qur’an Surat Al Baqoroh Ayat 68-71.

67. Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyembelih seekor sapi betina.” Mereka berkata: “Apakah kamu hendak menjadikan kami buah ejekan?”[62] Musa menjawab: “Aku berlindung kepada Allah agar tidak menjadi salah seorang dari orang-orang yang jahil.”

Add ;

[61]. Surat ini dinamai surat Al Baqarah (sapi betina) karena mengandung kisah penyembelihan sapi.
[62]. Hikmah Allah menyuruh menyembelih sapi ialah supaya hilang rasa penghormatan mereka terhadap sapi yang pernah mereka sembah.

68. Mereka menjawab: ” Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami, agar Dia menerangkan kepada kami; sapi betina apakah itu.” Musa menjawab: “Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang tidak tua dan tidak muda; pertengahan antara itu; maka kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu.”

69. Mereka berkata: “Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami apa warnanya.” Musa menjawab: “Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang kuning, yang kuning tua warnanya, lagi menyenangkan orang-orang yang memandangnya.”

70. Mereka berkata: “Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami bagaimana hakikat sapi betina itu, karena sesungguhnya sapi itu (masih) samar bagi kami dan sesungguhnya kami insya Allah akan mendapat petunjuk (untuk memperoleh sapi itu).”

71. Musa berkata: “Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang belum pernah dipakai untuk membajak tanah dan tidak pula untuk mengairi tanaman, tidak bercacat, tidak ada belangnya.” Mereka berkata: “Sekarang barulah kamu menerangkan hakikat sapi betina yang sebenarnya.” Kemudian mereka menyembelihnya dan hampir saja mereka tidak melaksanakan perintah itu[63].

Add;

[63]. Karena sapi yang menurut syarat yang disebutkan itu sukar diperoleh, hampir mereka tidak dapat menemukannya.

Berdasarkan Al Qur’an Surat Al Baqoroh Ayat 68-71 ini, nabi Muhammad SAW menganalisa dan menyuruh kepada umatnya untuk tidak bertanya tanpa ilmu karena nabi tidak ingin umatnya seperti umat ketika Nabi Musa AS yang pada akhirnya tidak melaksanakan perintah. Dan hal ini, agar supaya umatnya dapat mengerjakan ibadah sesuai batas kemampuan dengan sempurna dan ikhlas.

Kebenaran hanya milik Allah SWT,  jika ada kesalahan dalam penyampaiaan tak lain dari kesalahan penulis. Untuk itu mohon dimaafkan. Semoga Bermanfaat….!!!

Hikmah Jum’at, 7 Mei 2010

Iklan

Responses

  1. Hhmm,, alhamdulillah.. aQ lega bacanya,, hehehe.. Mkch ya akhi.. 🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: