Oleh: blogfirman | 28 November 2010

BERSEDEKAH TIDAK HARUS DENGAN HARTA, SENYUMAN = SEDEKAH

Hikmah jum’at yang disampaikan, kali ini mengingatkan kita kembali, bahwa apapun yang kita miliki dan kita raih ( harta, jabatan, ilmu yang kita miliki, keahlian, dan lain sebagainya ) semuanya tak terlepas dari bantuan orang lain. Maka dari itu, saling tolong menolonglah dalam hal kebaikan. Salah satunya dengan bersedekah sebagai wujud rasa bersyukur kita kepada Allah SWT dan kepada sesame manusia.

Mungkin kita sering berpikir bahwa sedekah itu berkaitan erat dengan harta benda seperti pemberian uang, pakaian, atau apa pun yang bisa langsung dinikmati penerima dalam bentuk materi. Hal itu juga mungkin yang ada dalam pikiran para sahabat Rasulullah SAW, sehingga mereka sangat gelisah kemudian mempertanyakannya.

Seorang sahabat yang tidak memiliki apa pun untuk disedekahkan bertanya, “Jika kami ingin bersedekah, namun kami tidak memiliki apa pun, lantas apa yang bisa kami sedekahkan dan bagaimana kami menyedekahkannya ?”

Rasulullah SAW bersabda, “Senyum kalian bagi saudaranya adalah sedekah, beramar makruf dan nahi mungkar yang kalian lakukan untuk saudaranya juga sedekah, dan kalian menunjukkan jalan bagi seseorang yang tersesat juga sedekah.” (HR Tirmizi dan Abu Dzar).

Dalam hadis lain disebutkan bahwa senyum itu ibadah,“Tersenyum ketika bertemu saudaramu adalah ibadah.” (HR Trimidzi, Ibnu Hibban, dan Baihaqi).

Salah satu ayat di dalam Al Qur’an yang menerangkan tentang sedekah terdapat pada QS. Al Baqoroh ayat 271. Allah SWT berfirman ;

“ Jika kamu menampakkan sedekah(mu)[172], maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya[173] dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan “.

Keterangan ;

[172]. Menampakkan sedekah dengan tujuan supaya dicontoh orang lain.

[173]. Menyembunyikan sedekah itu lebih baik dari menampakkannya, karena menampakkan itu dapat menimbulkan riya pada diri si pemberi dan dapat pula menyakitkan hati orang yang diberi.

Kebenaran hanya milik Allah SWT,  jika ada kesalahan dalam penyampaiaan tak lain dari kesalahan penulis. Untuk itu mohon dimaafkan dan mohon koreksinya. Semoga Bermanfaat….!!!

 

Hikmah Jum’at, 26 November 2010

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: